Minggu, 30 November 2014

AL-FATIHAH:




Surah 1 Al-Fatihah ( 7 ayat ) الفاتحة
1Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
2Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
3Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ
4Yang menguasai di Hari Pembalasanمَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
5Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
6Tunjukilah kami jalan yang lurus,اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ
7(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ





بِسْـــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِِ
Allah.Berfirman:     "Sesungguhnya kami telah memberikanmu 7 ayat yg berulang-ulang."(surah ALFATIHAH).(QS.AL-HIJR SURAH 15 AYAT.87)AL-Hasan berkata,"Awal al-fatihah adalah nikmat,pertengahannya pemulian,dan akhirnya ridho ALLAH.Nabi saw bersabda al fatihah adalah obat dari segala racun."al fatihah mengandung obat bagi segala penyakit.baik  zahir maupun batin.IIYAKA NA'BUDU adalah obat penyakit riya.IIYAKA NASTA'IN adalah obat penyakit sombong.IHDINASSIROTOL MUSTAQIM adalah obat bagi  segala kesesatan.


وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعاً مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ

Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur'an yang agung. (QS.AL-HIJR SURAH 15 AYAT.87)

Selasa, 25 November 2014

Cek nomor hp sendiri atau hp nemu... hehehe...

Axis : *2#
Xl : *123*7*2*1*1#
Smartfren : *995#
telkomsel: *808#
Tri : *998#
Indosat : *123*30#

Selasa, 18 November 2014

Panah-Panah Kematian

Panah-Panah Kematian



بِسْــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِِ 
Ketika Khalifah Harun Ar-Rasyid meminta nasihat ringkas, Abul ‘Atahiyah menasihatinya dalam beberapa untaian bait syair yang menghujam,

لَا تَأْمَنِ الْمَوْتَ فِيْ طَرْفٍ وَلَا نَفَسٍ
“Janganlah merasa aman dari kematian dalam sekejap maupun senafas.

وَلَوْ تَمَنَّعْتَ بِالْحِجَابِ وَالْحَرَسِ
Walaupun engkau berlindung dengan tirai dan para pengawal.

وَاعْلَمْ بَأَنَّ سِهَامَ الْمَوْتِ قَاصِدَةٌ
Ketahuilah bahwa panah-panah kematian selalu membidik!

لِكُلِّ مَدَرَّعٍ مِنَّا وَمُتَرَّسِ
Setiap dari kita, yang berbaju besi maupun yang berperisai.

تَرْجُو النَّجَاةَ وَلَمْ تَسْلُكْ مَسَالِكَهَا
Engkau menghendaki keselamatan, sedang engkau tidak menempuh jalan-jalannya.

إِنَّ السَّفِيْنَةَ لَا تَجْرِيْ عَلَى الْيَبَسِ
Sesungguhnya perahu tidak akan berjalan di atas daratan kering.”

[Raudhatul ‘Uqalâ` karya Ibnu Hibban hal. 285]


Sumber : BB Kajian Islam

Minggu, 16 November 2014

HIDUPKU JALANKU

Pernahkah anda berencana untuk hidup di dunia ini?
Pernahkah anda memilih rahim tempat anda dikandung?
Pernahkah anda memilih waktu dan tempat anda dilahirkan?


Tidak satupun manusia melakukan itu.

Kenapa kita bisa melampaui itu semua tapa kita rencanakan?
Kenapa kita bisa berbicara bahasa ibu kita tanpa perlu memilih bahasa mana yang akan kita pelajari pertama?


Ternyata banyak hal baik di dunia ini terjadi pada kita tanpa kita rencanakan.

*****Alhamdulillah, Terimakasih yaa Allah, Engkaulah yang berencana, Engkaulah yang memberi hidup ini.Terimakasih Ibu, Terimakasih Bapak, Mbak dan Mas ku, nenek kakekku, pak de, mbok de, wo , lik semuanya.*****



Lantas kenapa anda terlalu banyak merencanakan hidup anda ke depan?


Yang ku tahu: untuk bepergian kita perlu mengetahui tujuan dan rute yang harus kita tempuh.

Lantas untuk hidup sekarang dan nanti?

Hidupku adalah Jalanku...
Tujuanku satu, Ridha Allah SWT.
Islam adalah ruteku, sebuah peta untukku, sekaligus rambu-rambu pembatas antara yang boleh dilalui dan dilarang.
Ilmu adalah bekal wajib yang akan membantuku  menghindari dan menyelesasikan masalah juga hambatan sepanjang jalan nanti. Kadang ada jalan berlubang, ada perbaikan jalan, ada orang hajatan, ilmu yang akan memberiku pilihan untuk terus mengantri, apa harus berbelok, atau harus mencari jalan lain.